Media Informasi Masyarakat Karo Online
9 Apr
Namosuro, Salah Satu Desa Terpencil dan Tertinggal di Karo Harapkan Penerangan Listrik dan Pembangunan Jalan
Kehidupan puluhan kepala keluarga (KK) Desa Namosuro Kecamatan Juhar Karo cukup sengsara dan memprihatinkan. Sampai saat ini warga desa yang berjarak sekitar 10 kilometer dari kota Tigabinanga sebagai ibukota kecamatan Tigabinanga atau sekitar 25 kilometer dari Juhar sebagai Ibukota Kecamatan Juhar, belum pernah menikmati penerangan listrik dari PLN. Bahkan jalan ke Desa Namosuro yang berjarak sekitar 2 kilometer dari simpang Desa Jandi, sempit dan rawan dilintasi. Terlebih melintasi satu jembatan di perbukitan yang curam dan terjal menuju desa sempit dan tidak berpagar sehingga cukup rawan dilintasi bagi setiap pengguna jalan.
Lanjut
8 Apr
Ini adalah denah dan gambar dari Rumah Adat Karo.
8 Apr
Di daerah Urung Galuh Simale ada sepasang suami istri, yaitu Ginting Mergana dan Beru Sembiring. Mereka hidup bertani dan dalam kesusahan. Anak mereka hanya seorang, anak wanita, yang bernama Beru Ginting Sope Mbelin.
Untuk memperbaiki kehidupan keluarga maka Ginting Mergana mendirikan perjudian yaitu “judi rampah” dan dia mengutip cukai dari para penjudi untuk mendapatkan uang. Lama kelamaan upayanya ini memang berhasil.
Keberhasilan Ginting Mergana ini menimbulkan cemburu adik kandungnya sendiri. Adik kandungnya ini justru meracuni Ginting Mergana sehingga sakit keras. Akhirnya meninggal dunia. Melaratlah hidup Beru Ginting Sope Mbelin bersama Beru Sembiring.
Lanjut
6 Apr
Merdang Merdem atau Kerja Tahun adalah sebuah perayaan suku Karo di Kabupaten Karo. Konon
merdang merdem tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang biasanya dilaksanakan setelah acara menanam padi di sawah selesai. Perayaan tersebut merupakan bagian dari ucapan syukur kepada sang Pencipta karena kegiatan menanam padi telah selesai. Teriring doa agar tanaman padi tersebut diberkati sehingga bebas dari hama dan menghasilkan panen yang berlimpah. Momen yang melibatkan seluruh warga kampung tersebut biasanya juga dimanfaatkan muda-mudi sebagai ajang mencari jodoh.
Setiap acara merdang merdem biasanya dimeriahkan dengan gendang guro-guro aron yaitu acara
tari tradisional Karo yang melibatkan pasangan muda-mudi. Setiap kecamatan di Tanah Karo merayakan merdang merdem pada bulan yang berbeda. Kecamatan Munte merayakan merdang merdem
pada hari ke-26 beraspati medem kalender Karo yang biasanya jatuh di bulan juli.
Lanjut
6 Apr
Ada beberapa istilah yang dipergunakan dalam pakaian adat karo yang kita kenal. Seperti:
Uis nipes
Untuk tudung, “maneh-maneh” (kado untuk perempuan), untuk mengganti pakaian orang tua (pihak perempuan) dan sebagai alas “pinggan pasu” (piring) pada saat memberikan mas kawin dalam upacara adat.
Lanjut