Namosuro, Salah Satu Desa Terpencil dan Tertinggal di Karo

Namosuro, Salah Satu Desa Terpencil dan Tertinggal di Karo Harapkan Penerangan Listrik dan Pembangunan Jalan

Kehidupan puluhan kepala keluarga (KK) Desa Namosuro Kecamatan Juhar Karo cukup sengsara dan memprihatinkan. Sampai saat ini warga desa yang berjarak sekitar 10 kilometer dari kota Tigabinanga sebagai ibukota kecamatan Tigabinanga atau sekitar 25 kilometer dari Juhar sebagai Ibukota Kecamatan Juhar, belum pernah menikmati penerangan listrik dari PLN. Bahkan jalan ke Desa Namosuro yang berjarak sekitar 2 kilometer dari simpang Desa Jandi, sempit dan rawan dilintasi. Terlebih melintasi satu jembatan di perbukitan yang curam dan terjal menuju desa sempit dan tidak berpagar sehingga cukup rawan dilintasi bagi setiap pengguna jalan.

Hal ini dijelaskan Kepala Desa Namosuro Genap Sembiring didampingi sejumlah warga kepada SIB, baru-baru ini saat berkunjung ke desa tersebut. Kepala desa didampingi tokoh masyarakat desa, Jamalem Ginting, Jadah Ginting, Maju Ginting, Rayat Sembiring, Charles Ginting, Salam Ginting, Andi Sembiring, Paris Ginting, Malem Jenda Ginting dan Pelen Sembiring, harapkan Pemkab Karo dapat memberikan perhatiannya guna pembangunan masyarakat dan Desa Namosuro yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Dairi.

“Bahkan selama ini, jalan ke desa kami tidak dapat dilalui kendaraan gardang dua akibat di sepanjang jalan ada longsor menutupi badan jalan yang belum pernah diaspal. Syukurlah ada perhatian seseorang bekerjasama dengan warga desa, longsor-longsor jalan dapat diperbaiki secara bergotongroyong,” ujar kepala desa.

Pantauan SIB di desa tersebut, rumah-rumah warga di bawah perbukitan sebagian masih beratap ijuk berdinding papan dan bertangga. Penerangan warga selama ini menggunakan lampu teplok dan beberapa bulan terakhir ini menggunakan penerangan tenaga surya bantuan dinas terkait dari Pemprovsu.

“Kami tidak tahu bantuan dari dinas mana. Tapi kami diberi penerangan dari tenaga surya tanpa dikutip bayaran. Tapi ini sudah ada beberapa yang rusak dan kami mohon dengan pemberitaan di SIB ini, perbaikan dimohon segera dilakukan dari pihak terkait tersebut,” ujar Kepala Desa Genap Sembiring didampingi Alexander Ginting SPd Caleg PKB Nomor urut 1 Dapem V Karo ini mengharap.

Lagi pula, lanjut tokoh masyarakat, Jamalem Ginting, Jadah Ginting, Maju Ginting bahwa, ketertinggalan pembangunan masyarakat dan Desa Namosuro akibat terbuai dengan janji-janji manis para Caleg selama ini. Tidak sedikit para Caleg berdatangan ke desa-desa tertinggal di Kabupaten Karo dan khususnya ke Namosuro berjanji manis kepada warga hanya tujuannya agar tergoda dan terbuai sehingga dalam Pemilu nanti memilihnya.

Sumber: Harian SIB (online)

This entry was posted in Berita and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply