Media Informasi Masyarakat Karo Online
3 Dec
Seni pertunjukan Topeng dalam Masyarakat Karo Sudah lama dikenal, hal ini di tunjukkan dalam Kisah “Manuk Sigurda-Gurdi” atau ada juga yang menyebutnya dengan Gundala-gundala. Cerita kali ini ada dua versi yang berbeda yang saya dapatkan, saya sendiri belum mendapatkan sumber yang resmi tentang ini, jika nanti saya dapatkan akan dilakukan update kembali untuk cerita ini.
Cerita yang pertama tentang Gurda-Gurdi
Dimana dalam cerita ini diceritakan tentang, sebuah kerajaan yang ada di Tanah Karo. yang Dipimpin Oleh seorang raja dan di dampingi seorang permaisuri raja. Keluarga ini sangat bahagia sekali dengan kehadiran seorang Putri yang sangat cantik. Panglima raja yang gagah berani tetap setia menjaga keluarga ini.
Lanjut
29 Nov
Artikel ini sebenarnya sudah cukup lama, akan tetapi saya berniat utk posting kembali, karena alasan sebagai artikel yang cukup menarik utk dibaca. artikel ini diambil dari blog tonggo.
Modernisasi dikhawatirkan telah mengancam musik tradisional, termasuk musik Karo.
Lanjut
21 Nov
Jangan katakan dirimu Karo
Kalau kau tidak bisa berbahasa Karo
Buka saja topeng kekaroanmu
Karena aku benci Karo Dibalik Topeng
(Joey Bangun, KARO DIBALIK TOPENG)
Berapa diantara kita yang membaca tulisan ini yang mengerti, atau bisa/fasih/pasif menuturkan bahasa Karo? Pertanyaan ini tidak perlu dijawab kepada saya. Tapi cukup dijawab di hati saudara. Coba sekali lagi renungkan penggalan monolog yang saya tuliskan di atas dan coba raba-raba dimanakah kedudukan anda sekarang. Selagi anda masih meraba-raba, saya sudah menyimpulkan “kebudayaan Karo diambang krisis identitas”.
Lanjut
22 May
Suku Karo adalah suku asli yang mendiami Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Dairi, Kota Medan, dan Kabupaten Aceh Tenggara. Nama suku ini dijadikan salah satu nama kabupaten di salah satu wilayah yang mereka diami (dataran tinggi Karo) yaitu Kabupaten Karo. Suku ini memiliki bahasa sendiri yang disebut Bahasa Karo. Suku Karo mempunyai sebutan sendiri untuk orang Batak yaitu Kalak Teba umumnya untuk Batak Tapanuli. Pakaian adat suku Karo didominasi dengan warna merah serta hitam dan penuh dengan perhiasan emas.
Lanjut
12 May
Apresiasi Nilai Kepahlawanan Dalam Masyarakat Karo
Dalam pentas nasional dapat dikatakan masih sedikit sekali tokoh Karo yang muncul kepermukaan, bahkan belum ada pejuang dari masyarakat Karo yang berstatus sebagai pahlawan nasional. Padahal begitu banyak pejuang dan pengorbanan masyarakat Karo dalam berjuang mengusir penjajah. Yang menjadi masalah adalah sangat sedikit pemerhati dan pemikir Karo yang berusaha menggali dan mengusulkan nama pejuang menjadi pahlawan nasional. Mungkin hanya almarhum Prof. DR Masri Singarimbun satu-satunya yang telah berusaha secara ilmiah memberi perhatian dalam hal ini, yakni dengan mengankat nama Kiras Bangun atau Garamata dalam suatu seminar tahun 1993 di Kampus USU Medan. Kini Kiras Bangun telah resmi menjadi pahlawan nasional oleh Presiden SBY beberapa waktu lalu (MVW).
Lanjut