KaroWeb.Or.Id

Media Informasi Masyarakat Karo Online

Dinamika Budaya Karo (1)

I. Berkenalan dengan Taneh Karo Si Malem
I.1. Dunia Karo

Kekerabatan di Tanah Karo diikat dalam sangkep si telu yang menunjuk kepada tiga pilar yang kuat dan saling mendukung. Walau ketiga-tiganya terpisah dan memiliki fungsi berbeda, tetapi saling mendukung. Dalam masyarakat Karo ketiga pilar itu digelari kalimbubu (orangtua dari pihak istri dan semua saudara laki-laki dari pihak istri yang terdapat dalam keluarganya dan juga keluarga dari pihak ayahnya yang masih satu ibu), kemudian senina/sembuyak (semua orang yang dalam istilah Karo dipandang sebagai saudara laki-laki atau perempuan) dan anak beru (keluarga-keluarga yang temasuk dalam keluarga yang menikahi istri).

Elemen yang paling mendasar di dalam masyarakat Karo adalah merga atau marga, yang oleh banyak orang Karo diartikan sebagai sesuatu yang “berharga”. Ada lima marga yang terdapat pada masyarakat Karo, yaitu: Karo-Karo, Sembiring, Tarigan, Ginting, Perangin-angin, beserta sub-sub marga yang ada dalam masing-masing marga itu.
Lanjut

  • 0 Comments
  • Filed under: Budaya
  • Proses Pernikahan pada Suku Karo

    “Kronologis Proses Pernikahan pada Suku Karo dan Pesta Adatnya”

    Kita terlebih dahulu diajak kembali kira-kira 100 tahun yang lalu. Kondisi kehidupan masyarakat Karo pada saat itu masih cukup sederhana dalam segala aspek. populasi penduduk belum ramai, perkampungan masih kecil, ada dua atau tiga rumah adat waluh jabu ditambah beberapa rumah sederhana satu dua. Kalau sudah ada sepuluh rumah adat baru dapat dikatakan perkampungan tersebut ramai.
    Sarana dan prasarana jalan belum ada, hanya jalan setapak yang menghubungkan satu kampung dengan kampung yang lain. Kegiatan ekonomi dan perputaran uang hanya baru sebagian kecil saja. Hanya pedagang yang disebut dengan “Perlanja Sira” yang sesekali datang untuk berdagang secara barter (barang tukar barang)
    Lanjut

  • 0 Comments
  • Filed under: Budaya
  • Sosial Budaya Karo

    Penduduk asli yang mendiami wilayah Kabupaten Karo disebut Suku Bangsa Karo. Suku Bangsa Karo ini mempunyai adat istiadat yang sampai saat ini terpelihara dengan baik dan sangat mengikat bagi Suku Bangsa Karo sendiri. Suku ini terdiri dari 5 (lima) Merga, Tutur Siwaluh, dan Rakut Sitelu.

    Merga Silima, yakni:
    - Karo-karo
    - Ginting
    - Sembiring
    - Tarigan
    - Perangin-angin
    Lanjut

  • 0 Comments
  • Filed under: Budaya
  • PhotoStream

    Cari

    Berlangganan

    Add to Google Reader or Homepage

    Alexa

    Sitemeter

    Banner

    GrowUrl.com - growing your website